Tim Soft Tennis Indonesia menargetkan dua medali perak dari tujuh pemainnya yang akan bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang

12 Agustus 2026(diperbarui 29 Agustus 2026)
Tim Soft Tennis Indonesia menargetkan dua medali perak dari tujuh pemainnya yang akan bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang

Nobarsport.com - Qamariah Ferly Montolalu, Manajer Pelatihan Nasional Tim Soft Tennis Indonesia, mengatakan kepada media di Jakarta pada Selasa bahwa meskipun Asian Games merupakan ajang yang sangat kompetitif, target realistis tim adalah meraih medali perak.


Ia menjelaskan bahwa tim soft tennis Indonesia memiliki performa yang kuat di Asian Games 2018, di mana mereka meraih satu medali perak di nomor tunggal putra dan dua medali perunggu di nomor beregu putra dan putri.

Pada edisi 2022, mereka meraih satu medali perunggu di nomor beregu putri.

Ferly, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Soft Tennis Indonesia (PP Pesti), menyatakan bahwa keputusan untuk menargetkan dua medali perak di Asian Games 2026 didasarkan pada performa atlet di masa lalu dan kesiapan mereka untuk berkompetisi di Jepang.

Prioritas utama untuk mencapai tujuan ini adalah tim putra, ganda campuran, dan tunggal putri.

Ferly menyebutkan bahwa beberapa pemain tenis top di Asia berasal dari negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Oleh karena itu, target realistis ditetapkan untuk Asian Games 2026.

Dalam ajang multi-olahraga terbesar di Asia ini, PP Pesti mengirimkan tujuh atlet—lima putra dan dua putri—untuk berkompetisi dalam lima nomor: tunggal putra, tunggal putri, tim putra, tim putri, dan ganda campuran.

Para atlet tersebut adalah Tio Juliandi Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Rizky Zammy Febrian Laluyan, Muhammad Reza Falevi, Siti Nur Arasy, dan Alif Nafiiah.

Ferly menyebutkan bahwa para atlet telah berlatih secara nasional sejak Maret 2026, termasuk berpartisipasi dalam dua turnamen internasional di Korea Selatan.

Badan pengatur olahraga ini juga sedang menyelesaikan persiapan atlet melalui pelatihan nasional, karena tidak ada lagi turnamen yang bisa diikuti sebelum Asian Games.

Pelatih Tim Soft Tennis Indonesia, Gularso Mulyadi, mengatakan bahwa meraih medali emas masih mungkin, meskipun para atlet menargetkan dua medali perak.

"Itu target yang realistis," katanya.

Namun, ia menambahkan, itu bukan hal yang mustahil, dan jika Tuhan menghendaki, mereka dapat mencapai hasil maksimal.

Mulyadi juga mencatat bahwa persiapan atlet sudah 80 persen selesai, sehingga mereka siap berkompetisi di Asian Games.

Ia lebih lanjut menyebutkan bahwa mereka perlu mengasah kemampuan memukul mereka untuk mencapai potensi penuh.



Tags:##tenis

Artikel Terkait

Tim Soft Tennis Indonesia menargetkan dua medali perak dari tujuh pemainnya yang akan bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang