Tenis Meja Targetkan Masuk 8 Besar di Asian Games 2026

25 Agustus 2026(diperbarui 29 Agustus 2026)
Tenis Meja Targetkan Masuk 8 Besar di Asian Games 2026

Cabang olahraga tenis meja Indonesia telah menetapkan target yang realistis untuk Asian Games 2026. Tim nasional membidik posisi di babak perempat final (delapan besar) dalam ajang yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, tersebut. Asian Games 2026 akan berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober. Tenis meja merupakan salah satu dari 35 cabang olahraga yang akan diikuti oleh kontingen Indonesia. Saat ini, Indonesia Pingpong League (IPL) telah menyiapkan skuad yang terdiri dari 10 atlet—lima putra dan lima putri—serta dua atlet cadangan. Sekretaris Jenderal IPL, Yon Mardiyono, menyatakan bahwa keberhasilan menembus babak perempat final akan menjadi pencapaian penting bagi tenis meja Indonesia. "Masuk ke jajaran delapan besar adalah target realistis yang akan mencetak sejarah bagi tenis meja Indonesia," ujar Yon dalam konferensi pers Grand Final IPL Musim ke-2 di Trans Studio, Cibubur, pada Kamis (20 Agustus 2026).

Menjelang Asian Games, IPL memanfaatkan Grand Final Musim ke-2 sebagai ajang uji coba bagi para atlet pelatnas. Setelah itu, mereka akan berkompetisi dalam ajang World Tour di Filipina sebelum berlaga di Asian Games. Yon meyakini bahwa persiapan menghadapi ajang besar merupakan proses yang berkelanjutan. Kompetisi liga berfungsi sebagai sarana untuk menjaga agar para atlet tetap berlatih dan bertanding. Menurut Yon, kompetisi juga memberikan kesempatan untuk memantau dan menyeleksi atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Indonesia. "Prestasi adalah sebuah proses. Kita tahu SEA Games akan digelar tahun depan, dan persiapan tidak bisa dilakukan hanya dalam satu atau dua bulan. Jadi, kami menggunakan liga ini untuk memastikan mereka terus berlatih dan bersiap, sekaligus memberikan arah yang jelas bagi mereka," ujarnya. "Sebagai pengurus, kami menyediakan wadahnya, dan para atlet perlu diberi informasi agar mereka memahami tujuannya. Kami ingin menciptakan atmosfer kompetitif ini melalui Grand Final IPL Musim ke-2. Tugas kami selanjutnya adalah menemukan sosok 'terbaik dari yang terbaik' untuk mewakili negara," tambah Yon.

Medali Terakhir Diraih pada 1978 :

Cabang olahraga tenis meja Indonesia terakhir kali berpartisipasi dalam Asian Games pada tahun 2018. Saat itu, pencapaian terbaik atlet Indonesia di nomor perorangan adalah mencapai babak 32 besar. Ficky ​​Supit Santoso mencapai tahap ini di nomor tunggal putra, sementara Rina Sintya dan Kharisma Nur Hawwa juga tersingkir di babak 32 besar nomor tunggal putri. Di nomor beregu, baik tim putra maupun putri tidak berhasil melaju ke babak gugur. Medali tenis meja terakhir yang diraih Indonesia di Asian Games didapatkan pada tahun 1978 di Bangkok, ketika Empie Wuisan dan Sinyo Supit memenangkan medali perak di nomor ganda putra setelah kalah dari pasangan Tiongkok. Berbekal catatan sejarah tersebut, tim tenis meja Indonesia menargetkan untuk menembus posisi delapan besar pada Asian Games 2026. 

Artikel Terkait