Pusarla Venkata Sindhu memenangkan gelar Japan Open 2026

Merupakan kemenangan pertamanya sejak bekerja sama dengan pelatih asal Indonesia, Irwansyah. Laga final digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, di Tokyo Metropolitan Gymnasium, dengan Sindhu keluar sebagai pemenang usai mengalahkan unggulan tuan rumah, Akane Yamaguchi.
Juara Dunia 2019 ini memainkan permainan yang cerdas dan taktis saat menghadapi Yamaguchi, pemain yang dikenal dengan gaya permainannya yang kuat dan penuh determinasi. Sindhu berhasil membatasi efektivitas permainan Yamaguchi, sehingga menyulitkan lawannya untuk memberikan respons yang efektif.
Pertandingan tersebut sempat diwarnai reli panjang dan sengit sebanyak 44 pukulan pada gim kedua, dan Sindhu akhirnya memenangkan kedua gim dengan skor 21-17 dan 21-17.
"Saya sangat, sangat bahagia—saya sampai tidak bisa berkata-kata," ujar Sindhu, sebagaimana dilaporkan oleh Bolasport yang mengutip situs resmi BWF.
Ia menambahkan, "Sudah 19 bulan sejak terakhir kali saya memenangkan gelar, dan ini sangat berarti bagi saya; mencapai final dan berdiri di podium dengan medali emas memberikan perasaan yang benar-benar berbeda."
Kemenangan gelar terbaru ini sangat berarti bagi Sindhu di tengah upayanya untuk kembali ke performa terbaik. Selain jeda 19 bulan sejak gelar terakhirnya, keberhasilan terakhirnya di turnamen level Super 500 atau lebih tinggi terjadi empat tahun lalu pada ajang Singapore Open 2022.
Japan Open merupakan turnamen level Super 750, yang merupakan tingkat terendah dalam kategori turnamen wajib bagi para pemain papan atas. Dalam beberapa tahun terakhir, peta persaingan tunggal putri didominasi oleh segelintir juara.
Selama dua tahun terakhir, seluruh gelar Super 750 dan Super 1000 telah direbut oleh empat pemain papan atas saja: An Se-young, Wang Zhi-Yi, Chen Yu Fei, dan Akane Yamaguchi. Oleh karena itu, kemenangan Sindhu di Japan Open 2026 menunjukkan bahwa ia benar-benar telah kembali ke jajaran elite bulu tangkis tunggal putri.
Sejak tahun 2022, Sindhu telah melalui perjalanan yang berat, terutama setelah bertanding di final Commonwealth Games 2022 dalam kondisi mengalami cedera kaki. Perubahan terjadi pada awal tahun lalu ketika Asosiasi Bulu Tangkis India merekrut Irwansyah, yang sebelumnya pernah melatih Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.
Sindhu terus berkembang secara perlahan tetapi konsisten sejak dilatih oleh Irwansyah.
Setelah kembali ke peringkat 10 besar, ia akhirnya kembali menjuarai turnamen besar. Pekan lalu, ia juga memutus rekor tanpa kemenangan saat menghadapi empat pemain tunggal putri teratas dengan mengalahkan Chen Yu Fei dan kemudian Yamaguchi.


