Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics, Brad Stevens, telah membeberkan alasan di balik pertukaran (trade) Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers yang tak terduga.

7 Juli 2026(diperbarui 29 Agustus 2026)
Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics, Brad Stevens, telah membeberkan alasan di balik pertukaran (trade) Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers yang tak terduga.

Stevens menegaskan bahwa performa Brown bukanlah faktor utama dalam keputusan tersebut. Sebaliknya, langkah ini didorong oleh kebutuhan tim akan fleksibilitas finansial di masa depan.Menurut situs resmi NBA, Stevens mengakui bahwa keputusan untuk menukar Brown merupakan salah satu hal tersulit yang pernah ia hadapi selama bekerja untuk Celtics.

Ia telah mendiskusikan potensi pertukaran ini dengan Brown sejak awal Juni. "Saya katakan kepadanya bahwa jika kami harus menukar Jaylen, itu akan menjadi hari yang menyedihkan bagi saya secara pribadi. Dan tentu saja, ada sisi emosional yang kita semua rasakan. Ini adalah hal yang sangat berat," ungkap Stevens.

Terlepas dari beban emosional keputusan tersebut, Stevens meyakini langkah itu perlu diambil mengingat aturan batas gaji (salary cap) NBA yang terus berkembang.Ia menjelaskan bahwa mempertahankan dua pemain dengan kontrak dalam satu tim akan menyulitkan Celtics untuk membangun skuad yang kompetitif dalam jangka panjang.

Celtics sebelumnya memiliki duet Jaylen Brown dan Jayson Tatum, yang bersama-sama membawa tim meraih gelar juara ke-18 pada tahun 2024.Namun, tim menghadapi tantangan finansial pada musim sebelumnya dan memutuskan untuk melakukan perubahan besar pada susunan pemain.

Brown masih memiliki sisa nilai kontrak lebih dari $185 juta.

MVP Final NBA 2024 itu menandatangani kesepakatan lima tahun senilai $304 juta pada Juli 2023. Jika ia bertahan, Celtics harus mempertimbangkan potensi perpanjangan kontrak dua tahun senilai $140 juta.

Sementara itu, Tatum juga terikat kontrak senilai hampir $190 juta, dengan nilai total mencapai $314 juta.Gabungan kontrak Brown dan Tatum mencakup sekitar 70% dari batas gaji Celtics, sehingga membatasi kemampuan tim untuk memperdalam kualitas skuad.

Sebagai bagian dari pertukaran tersebut, Celtics mendapatkan Paul George, serta dua hak pilih putaran pertama dan dua hak pilih putaran kedua dalam draf.Stevens meyakini paket tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi tim untuk membangun skuad yang kompetitif di tahun-tahun mendatang.

George diperkirakan akan menerima bayaran sekitar $54 juta pada musim depan. Jika digabungkan dengan gaji Tatum yang sebesar $58 juta, total nilai tersebut akan mencakup sekitar 70% dari batas gaji musim 2026–2027.

"Kami menyukai Paul.

Dia pemain yang sangat hebat. Kami sempat berbincang baru-baru ini—saat seri pertandingan melawan Sixers—dan melihatnya tampil sebagai pemain kunci bagi tim. Dia juga memainkan peran pendukung dengan kualitas tinggi, baik saat menyerang maupun bertahan," tambah Stevens.

Artikel Terkait

Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics, Brad Stevens, telah membeberkan alasan di balik pertukaran (trade) Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers yang tak terduga.