Pelatih Tunggal Putra Malaysia Ungkapkan Kesedihan atas Keluarnya Calon Penerus Lee Chong Wei dari Pelatnas

Jonassen menyebutkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu memiliki bakat alami yang luar biasa dan merupakan salah satu atlet yang sangat ingin ia latih saat pertama kali bergabung dengan tim nasional tahun lalu. Ng, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan penerus jejak legenda Lee Chong Wei, sempat menjadi fokus utama sang pelatih asal Denmark tersebut, yang bertekad memberikan semangat baru bagi karier sang pemain.
Ng telah menjalani dua kali operasi punggung pada tahun 2024 serta operasi cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut kanannya di tahun sebelumnya.Terlepas dari berbagai tantangan tersebut, mantan pemain peringkat 14 dunia ini kini telah meninggalkan BAM untuk melanjutkan karier sebagai pemain independen, setelah sempat absen dari pelatnas selama lebih dari dua tahun.
"Secara pribadi, sangat berat rasanya kehilangan sosok yang memiliki bakat dan potensi sebesar itu," ujar Jonassen di Academy Badminton Malaysia (ABM), sebagaimana dilaporkan oleh New Straits Times.
"Sejak memutuskan datang ke Malaysia pada 2024, dia menjadi salah satu pemain yang paling saya nantikan untuk dibimbing, baik dalam laga maupun sesi latihan."
Namun, Jonassen mengakui bahwa cedera berkepanjangan yang dialami Ng mengharuskan adanya perubahan dari rencana awal.Ia menjelaskan bahwa keputusan Tze Yong untuk meninggalkan BAM diambil melalui proses yang adil dan profesional, dengan kedua belah pihak saling memahami situasi satu sama lain.
"Kami telah melakukan beberapa kali pembicaraan.Prosesnya berjalan sangat baik, melibatkan kejujuran dan pertimbangan matang sebelum keputusan ini akhirnya diambil," kata Jonassen.


