Lucky Candra Kurniawan, pemain tenis Indonesia, telah membidik Asian Games 2026 setelah meraih kemenangan di nomor tunggal putra pada Seri 1 Liga Tenis Indonesia 2026

Nobarsport.com - Lucky, yang merupakan unggulan kedua, menegaskan bahwa turnamen ini kemungkinan besar merupakan ajang latihan untuk Asian Games.
Setelah pertandingan final di Jakarta, ia mengungkapkan kebahagiaannya atas keberhasilannya meraih gelar juara. Ia mengalahkan Tegar Abdi Satrio Wibowo di final dengan skor 6-2, 1-6, dan 6-0.
"Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman saya, terutama pelatih saya, dan kepada doa orang tua saya," kata Lucky setelah memenangkan gelar juara.
Sepanjang turnamen, Lucky menunjukkan performa yang kuat sejak babak pertama.
Ia mengalahkan Muhamad Adhitya 6-3, 6-1, kemudian menaklukkan M Mouressi Urwah 6-3, 6-4. Ia kemudian mengalahkan Muhammad Akmal Junaini 6-4, 6-4, dan Ega Uneputty 6-2, 6-4 sebelum mencapai final, di mana ia menghadapi unggulan teratas Tegar Abdi.
Meskipun sukses, Lucky mengakui bahwa ada beberapa area yang perlu ia tingkatkan.
Kepercayaan diri di bawah tekanan adalah tantangan utama yang ia identifikasi. "Tantangan terbesar adalah kepercayaan diri. Anda harus mengatasi diri sendiri terlebih dahulu sebelum Anda dapat bermain dengan benar," katanya.
Ia juga menyadari bahwa ia melakukan kesalahan sendiri di beberapa pertandingan, termasuk final.
Oleh karena itu, ia memandang konsistensi sebagai aspek penting untuk difokuskan sebelum kompetisi berikutnya.
"Yang terpenting adalah bermain dengan percaya diri, Anda tidak boleh kehilangan kendali.
Tetapi masih banyak kekurangan. Di final, saya sedikit kehilangan kendali," kata Lucky.
Selain kekuatan mental dan konsistensi, Lucky juga menekankan pentingnya kondisi fisiknya.
Ia berencana untuk meningkatkan kekuatan fisiknya terlebih dahulu sebelum fokus pada teknik dan gaya bermain.
"Mungkin yang terpenting adalah kekuatan fisik.
Pertama, kekuatan fisik, kemudian teknik dan gaya bermain," tambahnya.
Setelah memenangkan Indonesian Tennis League Series 1, Lucky tidak langsung berhenti berkompetisi.
Ia dijadwalkan untuk mengikuti Riau Open sebelum menuju Bali untuk turnamen kategori Men's Future internasional. Pertandingan-pertandingan ini memberinya kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan terpilih mewakili Indonesia di Asian Games.
Ketika ditanya tentang peluangnya mewakili Indonesia di Asian Games, Lucky mengatakan bahwa ia belum menetapkan target spesifik tetapi tetap optimis tentang prospeknya.
"Saya belum punya target.
Saya tidak tahu apakah saya akan berhasil atau tidak, tetapi kemungkinannya sangat besar, insya Allah," katanya.


