Kisah Peter Gade: Legenda Bulu Tangkis Denmark yang Selalu Mengalahkan Taufik Hidayat di All England

24 Juli 2026(diperbarui 29 Agustus 2026)
Kisah Peter Gade: Legenda Bulu Tangkis Denmark yang Selalu Mengalahkan Taufik Hidayat di All England

Kisah Peter Gade, legenda bulu tangkis asal Denmark yang secara konsisten mengalahkan Taufik Hidayat di ajang All England, merupakan cerita yang menarik. Memang, kehadiran Gade memainkan peran kunci dalam menghalangi Taufik meraih gelar juara All England sebelum ia pensiun.

Era 2000-an menjadi masa kejayaan empat pemain tunggal putra terbaik dunia yang dikenal luas dengan sebutan "Big 4 Kings" atau Empat Raja. Para atlet elite ini meliputi Lee Chong Wei dari Malaysia, Taufik Hidayat dari Indonesia, Lin Dan dari Tiongkok, dan Peter Gade dari Denmark.

Di antara keempat pemain tersebut, Peter Gade sering dianggap sebagai pemain dengan jumlah gelar internasional paling sedikit. Namun, ia lebih sukses dalam kejuaraan-kejuaraan Eropa. Rekor pertemuan Gade melawan para rivalnya menunjukkan dominasi lawan dalam beberapa kasus, serta perjuangan berat di kasus lainnya.

Ia kalah dalam 17 dari 21 pertandingan melawan Lin Dan dan hanya memenangkan dua dari 21 pertandingan melawan Lee Chong Wei. Akan tetapi, saat Gade berhadapan dengan Taufik Hidayat, peta kekuatan berubah. Pemain asal Denmark ini mampu memberikan perlawanan sengit terhadap peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.

Dari 18 pertemuan mereka, Gade memenangkan delapan pertandingan. Dalam dua pertemuan terakhir mereka—di All England 2010 dan Indonesia Open 2011—Gade selalu keluar sebagai pemenang. Kesuksesan Gade atas Taufik terlihat sangat nyata di turnamen All England.

Ajang bergengsi yang merupakan turnamen tertua di dunia ini menjadi panggung di mana Gade secara konsisten mengungguli Taufik. Gade berkali-kali menjadi penghalang perjalanan Taufik Hidayat di ajang All England.

Dalam sembilan kali keikutsertaannya di turnamen tersebut, Taufik tidak pernah memenangkan satu pertandingan pun. Gade menjadi salah satu hambatan utama yang mencegah Taufik meraih kesuksesan di ajang ini.

Pertemuan pertama mereka di All England terjadi pada partai final edisi tahun 1999. Saat baru berusia 17 tahun, Taufik menelan kekalahan dalam pertandingan sengit tiga gim dengan skor 11-15, 15-7, 10-15. Dominasi Gade berlanjut di semifinal All England 2004, saat ia kembali memupus harapan Taufik.

Taufik kembali kalah dari Gade untuk ketiga kalinya di perempat final All England 2010, kali ini juga melalui pertandingan tiga gim. Ketiga kemenangan tersebut menjadikan Peter Gade sebagai rival terberat Taufik di turnamen All England. Sebaliknya, Gade sukses meraih tiga gelar juara selama keikutsertaannya dalam ajang tersebut.

Artikel Terkait

Kisah Peter Gade: Legenda Bulu Tangkis Denmark yang Selalu Mengalahkan Taufik Hidayat di All England