Kisah Ardy B. Wiranata: Peraih Medali Olimpiade asal Indonesia yang Menjadi Warga Negara Kanada

Ini adalah kisah Ardy B. Wiranata, seorang peraih medali Olimpiade asal Indonesia yang memutuskan untuk menjadi warga negara Kanada. Ardy B. Wiranata merupakan salah satu pemain bulu tangkis papan atas Indonesia yang berkompetisi di nomor tunggal putra pada awal tahun 1990-an.Untuk menjadi pemain tunggal putra unggulan Indonesia, Ardy harus menghadapi banyak pesaing tangguh, termasuk Joko Suprianto, Eddy Kurniawan, Hermawan Susanto, Hariyanto Arbi, dan Alan Budikusuma.
1.Juara Dunia Junior
Sebelum meraih kesuksesan di tingkat senior, Ardy B. Wiranata telah dikenal sebagai juara dunia di kategori junior. Ia memenangkan gelar juara tunggal putra pada Kejuaraan Dunia Junior BWF tahun 1987 dengan mengalahkan pemain asal Tiongkok, Jin Feng, lewat skor 15-10 dan 15-6.
Menariknya, kesuksesan Ardy tidak terbatas pada nomor tunggal putra; ia juga memenangkan nomor ganda campuran. Berpasangan dengan Susy Susanti, Ardy mengalahkan sesama pemain Indonesia, Ricky Subagja dan Lilik Sudarwati, di babak final dengan skor 7-15, 15-7, dan 15-9.
2.Meraih Perunggu di Olimpiade Barcelona 1992
Ardy B. menginjak tahun keempat sejak memenangkan gelar juara dunia junior. Wiranata memenangkan medali emas tunggal putra di ajang SEA Games. Kemenangan ini memberinya kepercayaan diri menjelang Olimpiade Barcelona 1992.
Olimpiade Barcelona 1992 merupakan penampilan perdana Ardy B. Wiranata di ajang Olimpiade. Saat itu, ia baru berusia 22 tahun. Meskipun merupakan pendatang baru di ajang tersebut, Ardy tampil dengan sangat baik.
Di babak semifinal, Ardy mengalahkan rekan setim seniornya, Hermawan Susanto, dengan skor 10-15, 15-9, dan 15-9. Namun, pada pertandingan final, ia kalah dari Alan Budikusuma dengan skor 12–15 dan 13–18. 3.
3. Memilih Kewarganegaraan Kanada
Setelah pensiun sebagai pemain bulu tangkis profesional, Ardy B.Wiranata melanjutkan kariernya di luar negeri dengan bekerja sebagai pelatih di Amerika Serikat. Pada tahun 2001, ia pindah ke Kanada, tepatnya ke Calgary.Di negara Amerika Utara tersebut, Ardy B.
Wiranata bekerja sebagai pelatih kepala di Pusat Pelatihan Nasional (National Training Centre), bekerja sama dengan Badminton Canada. Pada tahun 2014, ia memutuskan untuk menjadi warga negara Kanada dan telah menetap di sana sejak saat itu.Keputusannya untuk menjadi warga negara Kanada menuai beragam tanggapan.
Namun, satu hal yang pasti: Ardy B. Wiranata senantiasa menyimpan rasa cintanya terhadap Indonesia. Keputusan untuk mengubah kewarganegaraannya didasari oleh fakta bahwa ia dan keluarganya telah lama tinggal di Kanada.


