Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, memenangkan medali emas pada kategori putra dan putri dalam sebuah ajang di Prancis.

12 Juli 2026(diperbarui 29 Agustus 2026)
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, memenangkan medali emas pada kategori  putra dan putri dalam sebuah ajang di Prancis.

Desak Made mendominasi kategori perorangan putri dalam dua seri berturut-turut, setelah sebelumnya meraih emas di ajang Krakow, Polandia.Ia menempati posisi pertama dalam kompetisi perorangan putri di Place du Mont-Blanc, Prancis, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ia mencatatkan waktu tercepat di babak final, yakni 6,22 detik.

Desak mengalahkan atlet asal Italia, Giulia Randi, yang finis dengan catatan waktu 6,51 detik.Medali perunggu diraih oleh atlet Prancis, Capucine Viglione, yang mencatatkan waktu 6,41 detik.Desak Made mengungkapkan perasaannya terkait kemenangan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh BolaSport.com yang mengutip World Climbing.

Ia berkata, "Saya sangat senang. Malam ini, saya menampilkan performa terbaik dan benar-benar menikmati momen tersebut." Ia menambahkan, "Saya sangat gembira bisa memenangkan medali emas ini untuk negara dan tim saya. Dalam hati, saya terus memotivasi diri sendiri, 'Ayo lakukan ini dan tunjukkan performa terbaik.'" Kemenangan ini juga membuat Desak merasa lebih nyaman berada di kawasan pegunungan Prancis tersebut.

Ia sempat menyebutkan ketidaksukaannya terhadap lokasi itu pada awalnya karena teriknya matahari siang dan kurangnya waktu tidur.Namun, ia berkata, "Malam ini segalanya berubah, dan kini saya sangat menyukai Chamonix," merujuk pada wilayah di Prancis tersebut.Pada kategori perorangan putra, terjadi duel sesama atlet Indonesia di babak final antara Veddriq Leonardo dan Robby Al Hilmi Antasyafi.

Veddriq memenangkan medali emas dengan catatan waktu 4,89 detik, sementara Robby meraih perak dengan waktu 5,11 detik. Kemenangan ini menandai keberhasilan pertama Veddriq dalam seri World Climbing 2026 sekaligus emas pertamanya sejak Olimpiade Paris 2024. Ia merupakan atlet Indonesia pertama di luar cabang bulu tangkis yang berhasil meraih medali emas Olimpiade. Saat berbicara mengenai pencapaiannya, Veddriq berkata, "Perasaan saya luar biasa.

Saya merasa bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya sejak Olimpiade, dan butuh waktu lama untuk meraihnya." Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat seraya berkata, "Ini sangat berarti bagi saya."

Veddriq juga menyinggung tantangan yang dihadapinya, termasuk cedera yang memengaruhi latihannya.Ia mengungkapkan, "Saya tidak bisa memanjat dengan performa terbaik karena tidak bisa berlatih secara maksimal." Ia menambahkan, "Saya telah mengerahkan seluruh kemampuan, dan saya menganggap ini sebagai pencapaian yang sesungguhnya."

Ia juga merefleksikan persiapannya dengan mengatakan, "Saya tidak benar-benar berlatih di dinding panjat sebelum langsung terjun ke kompetisi di Madrid dan Krakow, jadi saya sangat bersyukur atas pencapaian ini."

Artikel Terkait

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, memenangkan medali emas pada kategori putra dan putri dalam sebuah ajang di Prancis.