Atlet dan pegawai negeri sipil turut serta dalam Kejuaraan Tenis Piala Gubernur Jakarta.

Beberapa cabang olahraga telah memanfaatkan waktu mereka untuk berpartisipasi dalam kompetisi bergengsi, meskipun Pekan Olahraga Nasional 2028 masih jauh.
Termasuk Turnamen Tenis Piala Gubernur Jakarta, yang dimulai di Lapangan Tenis Hotel Borobudur di Jakarta Pusat dari tanggal 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Acara penting ini akan mempertemukan 178 pemain tenis terbaik dari seluruh Indonesia, yang berkompetisi memperebutkan total hadiah uang sebesar Rp250 juta, atau sekitar US$25.000, yang diatur oleh panitia penyelenggara.
Acara tahunan ini merupakan salah satu kejuaraan tenis nasional terbesar yang diakui oleh Asosiasi Tenis Indonesia (TPI).
Hari Nugroho, Ketua Badan Eksekutif Provinsi Pelti Jakarta, mengatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan performa pemain tenis Indonesia, terutama dalam persiapan Pekan Olahraga Nasional 2028.
Ia juga menyebutkan bahwa hasil turnamen ini membantu dalam menentukan peringkat tenis nasional (Peringkat Nasional Pelti). Pada hari Senin, 27 Juli, ia mengatakan, "Tujuan utamanya jelas; hadiah bukanlah fokus utama.
Yang penting adalah meningkatkan keterampilan dan performa atlet, serta peringkat nasional mereka. Begitulah cara para pemain tenis mengincar peringkat yang lebih tinggi dengan mengikuti turnamen."
Ari Kurnia, Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Provinsi Jakarta (PELTI), berharap turnamen ini akan menghasilkan beberapa atlet Jakarta yang membanggakan dan akan memenangkan banyak medali emas di Pekan Olahraga Nasional 2028.
Ia mengatakan, "Saya berharap turnamen ini akan menunjukkan Jakarta sebagai kota global dan membantu mengembangkan pariwisata olahraga sebagai bagian dari visi Jakarta untuk kota global yang maju dan berbudaya."
Sebagai informasi, Turnamen Kejuaraan Nasional TDP mencakup 10 besar peringkat nasional putra, seperti Tegar Abdi Satrio Wibowo, Lucky Chandra Kurniawan, Rangga Wisnu Kresna Rafansyah, Michal Ihsan Wicaksana, Claudio Renaldi Lumanaw, M Akmal Junaini, dan Ega Uneputty.
10 besar peringkat putri meliputi Nadya Dhaneswara, Meydiana Laviola, Lailatul Fajria, Bunga Nuraini, dan Mischka Sinclair Goenadi, juara putri sebelumnya dari DKI Jakarta.
Jumlah total peserta Kejuaraan Nasional Senior TDP adalah 178.
Selain itu, Turnamen Tim ASN/BUMD/BUMN akan diadakan pada tanggal 1-2 Agustus 2026.
Tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang lebih kuat di antara kelompok tenis ASN, BUMD, BUMN dan sponsor, serta mempersiapkan Pekan Olahraga KORPRI 2027.
Turnamen Tim ASN/BUMD/BUMN akan diikuti oleh 16 tim, masing-masing dengan sembilan pemain, yang berkompetisi di ganda eksekutif, ganda campuran, dan ganda KU85.
Pesertanya antara lain Kementerian Pertahanan RI, Mahkamah Agung, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Pekerjaan Umum RI, IMIPAS Kementerian RI, Kementerian ATR (Badan Pertanahan Nasional) RI, Kementerian Dalam Negeri RI, PT.
MRT, PT.Pupuk Kujang, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jakarta, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Universitas Indonesia, Pemprov Banten, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DKI Jakarta, sehingga total pesertanya sebanyak 144 orang.
Sponsor pendukung turnamen antara lain Hotel Borobudur, Bank Jakarta, PAM Jaya, 100 Plus, Ancol, Pasar Jaya, Transjakarta, Bandell LED, MRT Jakarta, Kota Baru Parahyangan, Dharma Jaya, Food Station, Tren, Dunlop, Herbalife, Otego Media, PT.
Integra Unggul Solusi, Alfamart, Air Minum Cheers, San Miguel, JXB, Solusi Bangun Indonesia, JIEP, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.


