Alex Lanier Melaju ke Final Tunggal Putra Kejuaraan Dunia BWF 2026, Cetak Sejarah untuk Prancis

New Delhi, 23 Agustus 2026 — Pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, berhasil melaju ke final tunggal putra BWF World Championships 2026 setelah mengalahkan wakil Kanada, Victor Lai, pada babak semifinal yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Sabtu (22/8).
Lanier harus berjuang keras dalam pertandingan tiga gim. Sempat kehilangan gim pertama dengan skor 16-21, pemain berusia 21 tahun tersebut mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Lanier merebut gim kedua 21-13 dan memastikan kemenangan setelah menutup gim ketiga dengan skor 21-14.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi bulu tangkis Prancis. Lanier menjadi pebulu tangkis Prancis pertama yang berhasil mencapai final tunggal putra Kejuaraan Dunia BWF. Prestasi ini sekaligus memastikan Lanier meraih setidaknya medali perak, sementara Victor Lai memperoleh medali perunggu karena Kejuaraan Dunia tidak menggelar pertandingan perebutan tempat ketiga.
Sempat Tertinggal, Lanier Bangkit
Pertandingan semifinal berlangsung sengit sejak awal. Victor Lai tampil agresif dan langsung unggul jauh hingga akhirnya mengamankan gim pertama 21-16.
Namun, Lanier tidak kehilangan kepercayaan diri. Ia mulai menemukan ritme permainan pada gim kedua dan mampu mengontrol jalannya reli. Performa tersebut berlanjut pada gim penentuan hingga akhirnya pemain Prancis itu mengunci kemenangan 21-14.
Sebelum menghadapi Lai, Lanier juga mencatat kemenangan penting di perempat final dengan menyingkirkan unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Hasil tersebut membuat Lanier semakin percaya diri dalam perjalanan menuju final.
Menanti Gelar Juara Dunia
Kini, Alex Lanier tinggal selangkah lagi untuk menciptakan sejarah yang lebih besar. Ia akan tampil di partai final tunggal putra Kejuaraan Dunia BWF 2026 dan berusaha membawa pulang gelar juara dunia pertama bagi Prancis di nomor tersebut.
Perjalanan Lanier di New Delhi menjadi salah satu kisah paling menarik dalam Kejuaraan Dunia tahun ini. Pada usia 21 tahun, ia berhasil menembus persaingan papan atas dunia dan kini memiliki kesempatan untuk mengakhiri turnamen dengan medali emas.
Alex Lanier bukan hanya mengejar gelar juara dunia, tetapi juga kesempatan untuk menuliskan namanya dalam sejarah bulu tangkis Prancis.


