Afrika Selatan Masih Haus Prestasi di Piala Dunia 2026

Afrika Selatan tidak hanya senang bisa mencetak sejarah di Piala Dunia 2026; mereka memiliki ambisi besar untuk menorehkan rekor baru. Bafana Bafana meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia dengan mengalahkan Korea Selatan 1-0 pada pertandingan terakhir Grup A. Dalam tiga kesempatan sebelumnya, mereka selalu tersingkir di babak pertama.
Pertandingan berikutnya bagi Afrika Selatan adalah melawan Kanada di babak 32 besar yang akan digelar di Stadion SoFi pada hari Senin, 29 Juni 2026, pukul 02.00 WIB. Pemain sayap Afrika Selatan, Tshepang Moremi, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya, sebagaimana dilaporkan oleh situs resmi FIFA. "Kami telah mencetak sejarah. Itu tidak mudah, tetapi saya senang kami berhasil. Kini, fokus kami beralih ke pertandingan berikutnya. Saya yakin kami bisa menang lagi," ujarnya.
Afrika Selatan Terus Berkembang di Piala Dunia 2026
Tidak ada yang menyangka Afrika Selatan akan berada di posisi saat ini, terutama setelah kekalahan 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka. Namun, Bafana Bafana bangkit dengan menahan imbang Republik Ceko dan kemudian mengalahkan Korea Selatan. Penyerang Relebohile Mofokeng menjelaskan, "Anda harus belajar dari kesalahan masa lalu untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya. Jika tidak, Anda hanya akan berakhir dengan kekalahan. Kami terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya di turnamen ini, dan itulah hal terpenting dalam sepak bola."
Kebangkitan sepak bola Afrika Selatan bermula setelah mereka meraih medali perunggu di Piala Afrika 2023. Kesuksesan tersebut menjadi landasan kuat bagi kiprah mereka di Piala Dunia, meskipun tim tersebut hanya mampu mencapai babak 16 besar pada gelaran Piala Afrika berikutnya.
Di tingkat klub, sepak bola Afrika Selatan juga menunjukkan performa yang sangat baik.
Mamelodi Sundowns berhasil mencapai final musim 2024/2025 dan menjuarai Liga Champions Afrika pada musim lalu. Delapan pemain dari tim tersebut masuk dalam skuad asuhan pelatih Hugo Broos untuk Piala Dunia 2026. Mofokeng menambahkan, "Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk melangkah sejauh mungkin. Saya percaya pada tim ini. Kami akan mengerahkan segalanya di lapangan dan menyerahkan sisanya pada takdir."


